Keyakinan adalah awal dari sebuah kesuksesan, itu merupakan kunci dari kekuatan motivasi diri. Dengan yakin pada kemampuan diri akan membuat kita mempunyai harapan. Seseorang yakin bisa mewujudkan impian-impiannya. Dia bisa mengubah "Tak Mungkin" menjadi "MUNGKIN".
Contoh sederhana, Kita dapat dengan mudah berjalan di atas sebuah papan panjang yang diletakkan di atas lantai. Tetapi, tidak dengan Jika papan tersebut diletakkan di antara ujung dua gedung yang tinggi. Masihkah kita sanggup untuk berjalan dari ujung papan yang satu ke ujung papan lainnya? Ada kemungkinan. Kita ragu untuk menyebrang dan menganggap pekerjaan itu hanya pekerjaan sia-sia saja. Betul?
lain cerita bila kondisi adalah di ujung papan tersebut ada anak kecil atau orang tua kita yang harus diselamatkan dari amukan si jago merah, segala kekhawatiran dan keraguan itu akan hilang dengan segera. Segala resiko diabaikan. Kita tidak lagi ragu dan tidak lagi memperhitungkan keselamatan sendiri. Kita akan nekat secara refleks menjemput dan membawanya ke tempat yang aman. Nah, kiat keberhasilan dalam melakukan sesuatu adalah KEYAKINAN dan membuang keragu-raguan saat mengerjakannya.
Karena dengan adanya sebuah keyakinan yang tertanam dalam diri akan membuat seseorang begitu LUAR BIASA keluar dari keterbatasan diri, melesat mengejar Impian, Mimpi, dan Cita-cita.
The Power of Dream
Bergerak!! Karena diam mematikan.
Selasa, 30 Agustus 2011
Jumat, 19 Agustus 2011
Problem, oh Problem...
Anda punya banyak masalah? Sama dengan saya. Dan semua orang juga memiliki masalah. Masalah adalah bagian dari hidup kita. Yang tidak memiliki masalah hanyalah orang yang sudah menikmati kenikmatan Jannah di akhirat kelak, semoga kita menjadi salah satunya. Sementara, selama kita hidup, masalah adalah bagian dari hidup kita, kita tidak bisa lepas dari masalah.
Tentu saja, bukan berarti kita harus membiarkan masalah. Masalah yang ada harus kita selesaikan sebab jika tidak masalah baru akan datang dan akan menambah masalah yang sudah ada. Semakin menumpuk masalah kita, akan semakin besar beban hidup kita. Dan, satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ialah dengan menghadapinya. Masalah tidak akan selesai dengan menghindarinya. Jika kita menghindari masalah, sesungguhnya masalah itu tetap saja ada.
Tahukah kalian bahwasanya masalah kamu bernilai jutaan. Jadi semakin banyak masalah yang kamu miliki, sebenarnya semakin kaya saja kita. Tentu saja kekayaan ini kita miliki jika kita mampu mengoptimalkan semua masalah yang ada.
motivasi-islami.com
Tentu saja, bukan berarti kita harus membiarkan masalah. Masalah yang ada harus kita selesaikan sebab jika tidak masalah baru akan datang dan akan menambah masalah yang sudah ada. Semakin menumpuk masalah kita, akan semakin besar beban hidup kita. Dan, satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ialah dengan menghadapinya. Masalah tidak akan selesai dengan menghindarinya. Jika kita menghindari masalah, sesungguhnya masalah itu tetap saja ada.
Tahukah kalian bahwasanya masalah kamu bernilai jutaan. Jadi semakin banyak masalah yang kamu miliki, sebenarnya semakin kaya saja kita. Tentu saja kekayaan ini kita miliki jika kita mampu mengoptimalkan semua masalah yang ada.
motivasi-islami.com
Minggu, 05 Desember 2010
No Problem Aja Deh
Salam Semangat
Sob, Pernah ga sih mengalami masalah/kegagalan yg cukup berat untuk dihadapi dan seakan-akan satu-satunya org bermasalah qta lah yg mempunyai masalah tersebut, terkadang juga qita merasa Allah SWT tidak adil terhadap qt..
Bkn hanya kamu sob, saya pun pernah mengalami nya beberapa bulan yang lalu, rasa nya kegundahan menghantui dan ingin melarikan diri ke negeri sakura (hehe ^_^). Tapi selang beberapa hari tersadar bahwasanya Allah SWT berikan masalah/kegagalan untuk di atasi bukan untuk dijauhi.
Sahabat, pernahkah kamu berdo'a kepada-Nya memohon diberikan kesabaran dan kekuatan dalam diri?
Nah, mungkin dengan adanya masalah/kegagalan yang terjadi itu merupakan cara Allah SWT agar qita lebih sabar, tegar, dan bugar jika qita berhasil mengatasinya. Ketika qita berdo'a ingin mendapatkan hal yang sangat diinginkan tetapi Allah SWT belum memberikan nya, yakinlah bahwasanya Allah SWT tau apa yang qita butuhkan. oke.
Kegagalan memang sering kali terasa menyakitkan bagi qita. Gagal di kampus, bisa membuat qita patah semangat. Gagal tidak naik kelas, bisa membuat qita malu dan menyesal. Gagal di saat melamar wanita, bisa membuat dunia seerasa begitu sempit (ehm, bener ga sih.hehe). Sob, Kegagalan apapun bentuknya, memang lebih identik dengan menyakitkan diri qita daripada menenangkan, apalagi menyenangkan.
Tahu kah kamu sob, bahwasanya kegagalan biasanya disebabkan oleh tidak adanya keseimbangan harapan yang qita pupuk dengan kesungguhan dalam berusaha.Terkadang nih qita sering mengharapkan yang bermacam-macam, tapi tidak ada keseriusan diri qita dalam berusaha mewujudkan apa yang qita harapkan. Jadi secara umum kegagalan terjadi karena tidak ada KeSeRiUsAn dan KomiTmEn qita. Jika qita sudah serius dan masih juga gagal, coba deh qita evaluasi sisi yang lainnya. Bisa jadi qita memang benar2 sudah serius melakukan sesuatu, tetapi ternyata apa yang qita lalukan adalah suatu KESALAHAN.
JANGAN BERSEDIH sob, karena sesungguhnya dibalik kegagalan yang menimpa diri qita ada hikmah yg dapat dipetik. Ada pelajaran berharga didalamnya. Sekarang bukan saatnya meratapi kegagalan, tapi waktunya bagi qita merubah persepsi qita tentang kegagalan. Selanjutnya, Bangkit dan buat kegagalan awal bagi qita untuk menuju sukses.
Coba qita ubah persepsi tentang kegagalan. Jika kegagalan menghampiri qita, maka bertakbirlah. Teriakan Allahu Akbar . Bertakbir mengingatkan qita kepada Allah SWT. qita ingat bahwa yang memiliki kebesaran di mata dan di hati hanyalah Allah saja. Kemudian berbaik sangka, karena dengan berbaik sangka tersebut insyaAllah qita akan diberikan balasan kebaikan lebih dari Allah.
Sob, saatnya qita ubah persepsi dan menjadikan kegagalan adalah pelajaran dasar menuju kesuksesan besar. Bagaimana, Sepakat?
"Bermimpi, Bertekad, Berikhtiar, Berdo'a"
~Menjemput Mimpi~
irsyad_munsyadi@yahoo.co.id
www.munsyadi.blogspot.com
(Sekadar berbagi informasi untuk diriqu dan dirimu. Allahu alam..)
Sob, Pernah ga sih mengalami masalah/kegagalan yg cukup berat untuk dihadapi dan seakan-akan satu-satunya org bermasalah qta lah yg mempunyai masalah tersebut, terkadang juga qita merasa Allah SWT tidak adil terhadap qt..
Bkn hanya kamu sob, saya pun pernah mengalami nya beberapa bulan yang lalu, rasa nya kegundahan menghantui dan ingin melarikan diri ke negeri sakura (hehe ^_^). Tapi selang beberapa hari tersadar bahwasanya Allah SWT berikan masalah/kegagalan untuk di atasi bukan untuk dijauhi.
Sahabat, pernahkah kamu berdo'a kepada-Nya memohon diberikan kesabaran dan kekuatan dalam diri?
Nah, mungkin dengan adanya masalah/kegagalan yang terjadi itu merupakan cara Allah SWT agar qita lebih sabar, tegar, dan bugar jika qita berhasil mengatasinya. Ketika qita berdo'a ingin mendapatkan hal yang sangat diinginkan tetapi Allah SWT belum memberikan nya, yakinlah bahwasanya Allah SWT tau apa yang qita butuhkan. oke.
Kegagalan memang sering kali terasa menyakitkan bagi qita. Gagal di kampus, bisa membuat qita patah semangat. Gagal tidak naik kelas, bisa membuat qita malu dan menyesal. Gagal di saat melamar wanita, bisa membuat dunia seerasa begitu sempit (ehm, bener ga sih.hehe). Sob, Kegagalan apapun bentuknya, memang lebih identik dengan menyakitkan diri qita daripada menenangkan, apalagi menyenangkan.
Tahu kah kamu sob, bahwasanya kegagalan biasanya disebabkan oleh tidak adanya keseimbangan harapan yang qita pupuk dengan kesungguhan dalam berusaha.Terkadang nih qita sering mengharapkan yang bermacam-macam, tapi tidak ada keseriusan diri qita dalam berusaha mewujudkan apa yang qita harapkan. Jadi secara umum kegagalan terjadi karena tidak ada KeSeRiUsAn dan KomiTmEn qita. Jika qita sudah serius dan masih juga gagal, coba deh qita evaluasi sisi yang lainnya. Bisa jadi qita memang benar2 sudah serius melakukan sesuatu, tetapi ternyata apa yang qita lalukan adalah suatu KESALAHAN.
JANGAN BERSEDIH sob, karena sesungguhnya dibalik kegagalan yang menimpa diri qita ada hikmah yg dapat dipetik. Ada pelajaran berharga didalamnya. Sekarang bukan saatnya meratapi kegagalan, tapi waktunya bagi qita merubah persepsi qita tentang kegagalan. Selanjutnya, Bangkit dan buat kegagalan awal bagi qita untuk menuju sukses.
Coba qita ubah persepsi tentang kegagalan. Jika kegagalan menghampiri qita, maka bertakbirlah. Teriakan Allahu Akbar . Bertakbir mengingatkan qita kepada Allah SWT. qita ingat bahwa yang memiliki kebesaran di mata dan di hati hanyalah Allah saja. Kemudian berbaik sangka, karena dengan berbaik sangka tersebut insyaAllah qita akan diberikan balasan kebaikan lebih dari Allah.
Sob, saatnya qita ubah persepsi dan menjadikan kegagalan adalah pelajaran dasar menuju kesuksesan besar. Bagaimana, Sepakat?
"Bermimpi, Bertekad, Berikhtiar, Berdo'a"
~Menjemput Mimpi~
irsyad_munsyadi@yahoo.co.id
www.munsyadi.blogspot.com
(Sekadar berbagi informasi untuk diriqu dan dirimu. Allahu alam..)
Langganan:
Postingan (Atom)


